Tambang Batu Fosfat Sekala Besar di Sumenep, LSM BIDIK Akan Lakukan Investigasi

NET SYBER.COM, SUMENEP –  Beredar informasi akan ada Penambangan batu fosfat sekala besar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. LSM BIDIK akan lakukan Investigasi secara profesional terkait dampak tambang tersebut.

Hal ini disikapi oleh Didik Haryanto, selaku Ketua Badan Investigasi Dan Informasi Keadilan (BIDIK) Kabupaten Sumenep, Menurutnya persoalan tambak udang hingga saat ini masih belum selesai namun menambah persoalan baru seperti penambangan Batu Fosfat.

“Ini memberatkan terhadap masa depan anak cucu kita, yang pasti dampaknya ini akan lebih parah dari tambak udang, karena yang seperti kita tahu di Talango 2018 pernah terjadi penggalian (tambang fosfat, red) ini sampai 1km panang akan terjadi jangnya, dan itu dilakukan ilegal,” Kata Didik, Selasa (23/06/2020).

Menurut Didik, apakah Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah siap dengan dampak dan risiko yang akan ditanggung oleh masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Semua harus betul-betul teliti sebelum ini dilakukan, saya akan berfikir 1000 kali bagaimana ini bisa terealisasi mengingat masa depan anak cucu kita nanti bagaimana nasibnya,” Kata Didik.

Sementara itu dirinya menganalisa peta-peta yang ada, hampir di seluruh Kabupaten Sumenep akan ada penambangan batu fosfat sekala besar.

“Yang pasti saya akan datangi Dinas terkait baik Daerah maupun Provinsi, saya akan menanyakan apakah ini layak untuk dikeluarkan izinnya, kalaupun layak apa pertimbangannya. Tentunya harus ada sosialisasi kepada masyarakat bagaimana dampak positif dan negatifnya. Itu yang harus saya lakukan,” Terangnya.

Sebelumnya, dirinya mengkritisi maraknya tambak udang tak berizin, tampa IPAL, Reklamasi Pantai dan dampak lingkungan.

“Jadi kalau ada investor masuk ke Sumenep mereka mau membuka usaha apapun saja dan itu untuk kebaikan Kabupaten Sumenep, untuk kebangkitan ekonomi rakyat kita, kita welcome. Namun perizinan itu memang harus dilengkapi dan masyarakat harus merasakan dampak positifnya,” terangnya.

Pihaknya akan antisipasi ini apabila ini dilakukan secara ilegal, jika izinnya pun ini dikeluarkan perlu di investigasi serta dampak lingkungan hidup.

“Apakah sudah tau masyarakat ini, kalau tidak masyarakat harus tau dulu, kalau sudah tau apakah mereka setuju, jika tidak ayo kita hadang bersama-sama jangan sampai terjadi, karena saya lihat beberapa titik disini ini luar biasa, hampir habis seluruh kawasan kita, ini sangat memperihatinkan,” Pungkasnya, (Tim/Whn/Day).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here