Diduga Serobot Lahan Hartono, Komisi II DPRD Sumenep Lakukan SIDAK Lahan Pasar di Batuan

NET SYBER.COM, SUMENEP – Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep lakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) di pembangunan pasar di Desa Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (10/12/2019).

Saat lakikan SIDAK sejumlah Anggota Komisi II DPRD mengaku tidak tahu menahu mengenai perencanaan hingga anggaran pembangunan itu.

“Ya ini kan dari perencanaannya sampai hari ini saya kan tidak tahu, saya baru tahu untuk ini pembangunan pasar gitu lo,” kata Ketua Komisi II DPRD Sumenep A. Zubaidi, Selasa (10/12/2019).

Politisi senior itu berdalih ketidaktahuan dirinya karena baru menjabat sebagai Ketua Komisi II. Dirinya mengaku mengetahui rencana pembangunan setelah berpolemik.

“Saya ini kan baru menjadi Ketua Komisi II, dulu kan 10 tahun di Komisi IV, Kalau saya pribadi tidak tahu dong, ini butuh informasi dari berbagai pihak,” tegasnya.

Apalagi kata dia, sejak beberapa waktu lalu wakil rakyat di kursi parlemen disibukan dengan pembahasan APBD 2020. Sehingga tidak bisa mengecek APBD 2019, termasuk realisasi anggaran.

Secara terpisah Kamarullah, SH selaku kuasa hukum dari Hartono menjelaskan, kliennya memiliki bukti autentik terkait kepemilikan lahan tersebut.

Salah satunya akte jual beli nomor 208/01/AJB/VII/1995 tanggal 3 Juli 1995. Pengumuman data fisik dan data Yuridis Kantor Pertanahan Kabupaten Sumenep No. 455 s/d 457/2001 tanggal 15 Maret 2001. Putusan PTUN Surabaya Nomor : 36/G/2014/PTUN.SBY tanggal 7 Agustus 2014.

Selain itu, putusan PT TUN Surabaya Nomor : 207/B/2014/PT.TUN.SBY tanggal 8 Desember 2014. Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 238 K/TUN/2015 tanggal 8 Juni 2015 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Putusan Pengadilan Negeri Sumenep Nomor : 01/PDT.G/2015/PN.Smp tanggal 4 Juni 2015. Dan Putusan Pengadilan Tinggi Surabaya Nomor : 628/PDT/2015/PT SBY tanggal 22 Februari 2016 yang juga telah berkekuatan hukum tetap, (Tim/Day).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here