HUT POLRI KE-74: Polres Sumenep Segera Tuntaskan Kasus Lama

NET SYBER.COM, SUMENEP –  Dalam pergeseran Kasat Reskrim dan Kapolres Sumenep yang baru dapat bisa menuntaskan kasus-kasus lama seperti, Korupsi Gedung Dinas Kesehatan, Beras Oplosan, Tambak Udang ilegal, Reklamasi Pantai, Tambang ilegal atau galian C serta kelangkaan BBM jenis Premium akibat pembelian sekala besar yang tidak melengkapi (SOP).

Persolan perkara yang belum tuntas ini berharap, dapat diselesaikan dengan cepat seperti Korupsi pembangunan Gedung Dinas Kesehatan (DINKES) Kabupaten Sumenep yang harus menjadi atensi. Karena kasus tersebut sudah cukup lama.

Oprasi Tangkap Tangan (OTT) beras oplosan yang dilakukan pada waktu lalu, masi saja belum ada kejelasan atau kepastian hukum, hingga terduga di keluarkan dari sel tahanan, karena masa penahan sudah habis.

Tambak udang ilegal dan reklamasi pantai besar-besaran di kabupaten sumenep juga ngendap tampa ada kejelasan.

Tambang ilegal atau bisa disebut Galian C masi marak melakukan oprasi dan keguatan tampa ada tindakan baik dari Pihak polres Sumenep dan pemerintah kabupaten.

Kelakaan BBM Jenis Premium yang diduga dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu, sehingga pengendara kendaraan bermotor sering mengelukan persoalan kelangkaan bahan bakar jenis premium. Diduga kuat ada oknum aparat yang membekingi pembelian BBM sekala besar dan terang-terangan, di jual kepada pedagang menggunakan pik up tampa menggunakan SOP.

Menurut pengamat kriminal sumenep, KACONG menjelaskan bahwa pergantian Kapolres dan Kasat reskrim yang baru dapat menuntaskan persoalan yang menjadi harapan masyarakat Sumenep.

“Saya berharap dari beberapa kasus yang ngendap segera di selesaikan, karena ini menyangkut citra Polri kedepan dalam memberikan pelayanan hukum dan kepercayaan masyarak bahwa Polri Selalu ada,” Ucapnya, Kamis, (2/07/2020).

Menurut KACONG, dalam rangka HUT POLRI yang Ke 74 persoalan tersebut harus segera tuntas, sesuai pernyataan kapolri Bapak Idham Azis, bahwa Polri terus memberikan pelayanan prima kepada masyrakat.

“Kami akan selalu bersinegi kepada para penegak hukum, khususnya Polres Sumenep, karena tampa ada dukungan masyrakat seperti informasi suatu tindak kejahatan, maka kejahatan tidak akan pernah terungkap, namun bila penegaknya di Intevensi dari orang yang berpengaruh maka persoalan hukum bisa ngambang atau menggantung,” Ungkapnya.

Selajutnya KACONG berharap, bahwa Polri kedepan harus lebih baik, bersinergi, Proaktif, Strategi Proaktif serta tindakan Persuasif dan Humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi ditegah masyrakat, (Tim/Whn/Day).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here