Ketua DPRD Sumenep Himbau, Pejabat Atau Incumbent Yang Ikut PILKADA di Haruskan Cuti

NET SYBEE.COM, SUMENEP –  Kepala daerah yang sedang menjabat atau Incumbent yang memutuskan ikut pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) diwilayah kabupaten Sumenep diharuskan cuti, hal ini disampaikan Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir

“Sesuai mekanisme harus ambil cuti dan DPRD harus tahu itu, ” tegas Abdul Hamid, Rabu (9/9/2020)

Abdul Hamid mengungkapkan, dimungkinkan setelah segala persyaratan pendaftaran dan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep mengumumkan bahwa calon Bupati(Cabup) Incumbent lolos dari semua persyaratan, maka calon tersebut harus ambil cuti.

Menurut Abdul Hamid, setelah ditetapkan oleh KPU harus segera mengambil cuti. “pada tanggal 24 September 2020, KPU Sumenep akan mengumumkan Nomer urut bagi calon Bupati dan pada saat itu diharuskan calon dari incumbent mengambil cuti” terang Politisi senior PKB ini.

Bahkan dirinya menegaskan pula pada saat kampanye anggota DPRD Sumenep yang ditunjuk ikut kampanye harus mengambil cuti terlebih dahulu.

“Apabila dalam masa kampanye, kita yang terlibat langsung harus mengajukan cuti yang di sampaikan kepada Pimpinan, dan di lanjutkan ke KPU dan Bawaslu, ” ucapnya.

Dia menjelaskan, menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah gubernur, bupati dan walikota pada pasal 70 ayat 3 menyatakan gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan.

“Pertama, tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya,”terangnya

Kedua, lanjut dia, menjalani cuti di luar tanggungan negara saat incumbent cuti untuk kembali ikut Pilkada. Serta, kata Abdul Hamid, pengaturan lama cuti dan jadwal cuti dengan memperhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Artinya, selama cuti atau masa kampanye yang bersangkutan tidak boleh menggunakan fasilitas negara dalam bentuk apapun. Harus melepaskan tanggungan negara sebagai incumbent,” kata Abdul Hamid

Abd Hamid berharap, dalam Pilkada Sumenep ini tidak ada yang saling menjatuhkan dan berpolitiklah yang santun serta jangan ada yang saling menjatuhkan, karena semua calon merupakan putra terbaik Sumenep.

“Kita sudah lama melakukan demokrasi maka sewajarnya kita perlakukan demokrasi ini dengan kekeluargaan sesuai dengan karakteristik Sumekar, ” pungkasnya, (Tim/Whn/Day).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here