Lantaran Jadi Penada Barang Curian, ASN DLH di Ringkus Polisi

NET SYBER.COM, LUMAJANG – Warga Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, MT (40) diringkus polisi lantaran kedapatan menggunakan motor bodong.

Pelaku adalah sebagai ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang. Iya mengakui bahwa dirinya menggunakan motor bodong tersebut selama tiga bulan sebelum diringkus pihak kepolisian.

Pelaku mengaku menggunakan motor bodong tersebut melalui proses gadai dengan orang tak dikenal tiga bulan lalu.

Sayangnya, motor tersebut ternyata adalah motor curian yang hilang di sebuah Masjid di Kepuharjo pada bulan maret lalu. Karenanya Polres Lumajang tetap menahan MT, karena motor GL tersebut murni hasil tindak kejahatan.

“Tersangka ini kami duga sudah mengetahui bahwa motor itu adalah motor bodong, karena pada saat transaksi memang tanpa surat-surat yang syah,” jelas Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK.

Sementara MT sendiri, mengaku menerima gadai motor tersebut dari seseorang yang tidak dikenalnya saat sedang bekerja membersihkan selokan. Karena merasa ditunggu cukup lama oleh pemilik motor tersebut, akhirnya MT menerima tawaran gadai tersebut senilai Rp 1,5 juta.

“Saya nggak kenal pak dengan pemilik motor, janjinya hanya akan digadaikan selama satu minggu saja. Ternyata sampai 3 bulan tidak ditebus, akhirnya kendaraan ini saya pakai,” kata MT.

Akibat perbuatannya MT dijerat dengan pasal 480 KUHP sebagai penadah dari barang hasil tindak kejahatan, (Tim/Hms/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here