Pungli Sekolah, Hampir Setiap Tahun Menjadi Tradisi Jelang Perpisahan

NET SYBER.COM-SUMENEP JAWA TIMUR” Tradisi pungutan liar diduga hampir setiap tahun jelang lulusan sekolah tingkat SD, SMP, SMA,(1/04/2091).

Uang pungutan ini sebagai dana perpisahan kakak kelas,
yang akan menempuh jenjang yang lebih tinggi.

Dalam peraturan kementrian pendidikan, sekolah dilarang memungut biaya apapun dan sekolah bisa menerima sumbangan dari siswa.

Perbedaan Pungutan dan Sumbangan adalah. Pungutan itu menentukan nominal,waktu dan tanggal yang di tetapkan.

Sedangkan, Sumbangan tidak menentukan nominal, waktu dan tanggal.

Persoalan ini hampir tiap tahun jadi perbincangan Publik, salah satu orangtua siswa dari Sekolah Menengah Keatas (SMA), Am (47) asal Desa Kolor, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuturkan,” Anak saya di mintai uang 150 Ribu untuk biaya perpisahan,” Tuturnya.

Lanjut (Am),” waktu anak saya masuk kelas Satu sampai jutaan mas, mana ada iyuran tiap bulan dan sekarang mau lulus dimintai uang perpisahan,” katanya sekolah tidak boleh ada pungutan,” Ujar dia

Kasian yang tidak mampu seperti saya, “sampai saya nyare otangan mas.! sambil berbahasa madura,”(Whn/Maz Day).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here